Surga Dessert Vegan di Tanjung Duren: Nongkrong Cozy di Rumah Juliet
Kali ini aku mau cerita pengalaman aku waktu mampir ke Cafe Rumah Juliet yang ada di Tanjung Duren. Tempat ini cukup unik sih karena semua dessertnya 100% vegan. Jadi cocok banget buat yang lagi menghindari dairy dan telur, atau pengen coba sesuatu yang baru.
Pas pertama kali datang, jujur aku agak kaget. Lokasinya agak masuk gang dan tempatnya kecil. Pas masuk, suasananya cozy dan adem. Interiornya aesthetic, ada dekorasi lucu-lucu yang bisa jadi spot foto Instagramable. Lampu-lampu kecil yang digantung dan beberapa hiasan kreatif bikin cafe ini terasa aesthetic dan lebih cozy. Tempatnya juga tenang dan ga berisik.
Uniknya, cafe ini punya “box surat”, jadi kita bisa nulis surat untuk diri sendiri atau orang lain. Detail kecil ini bikin tempatnya terasa lebih berbeda dibanding cafe lain yang pernah aku kunjungi.
Pilihan menunya juga banyak. Kalau mau makan berat ada pasta, curry rice, fried rice, dan beberapa menu lain. Minumannya juga lengkap mulai dari kopi, cokelat, sampai teh cocok deh buat nemenin makan dessert.
Yang paling menarik tentu dessert-nya. Menu cake mereka berubah setiap hari, jadi kita harus rajin cek Instagram mereka dulu biar nggak kelewatan. Mereka juga ada cake gluten-free, jadi pilihan makin banyak. Selain cake, mereka juga jual cookie dan salt bread, yang bikin aku penasaran banget buat coba next time. Oh iya, mereka juga jual Dubai chewy cookies yang lagi hype itu.
Biasanya, dessert vegan dibuat tanpa dairy dan telur, jadi teksturnya sering dianggap kurang lembut atau agak kering, dan rasanya kadang nggak “rich” karena nggak pakai mentega atau kuning telur.
Tapi di Rumah Juliet, aku kaget karena cake-nya tetap enak banget!
Aku sempat nyobain chocolate salted caramel cake, harganya sekitar 30 ribu dan hasilnya… surprisingly good. Cake-nya moist, lembut, dan nggak kering sama sekali. Rasa coklat, krim, dan salted caramel-nya balance, dan krimnya nggak bikin enek. Kalau nggak dikasih tahu ini vegan, mungkin aku nggak akan ngeh. Ini cukup unik sih karena mereka bisa bikin cake vegan yang tetap moist dan enak.
Aku juga penasaran buat nyobain lemon meringue tart mereka. Dari foto di media sosial mereka, meringue-nya keliatan lembut, asem segar, dan ternyata dibuat tanpa putih telur, jadi 100% vegan! Menurutku rasanya pasti unik sih, jadi aku udah nggak sabar buat balik lagi dan nyobain tart ini sambil ngopi atau santai ngemil cookie.
Suasana cafe ini juga mendukung banget buat nongkrong lama atau WFH. Ukuran mejanya besar, ada colokan listrik, AC adem, dan tempatnya tenang. Aku sempat lihat beberapa orang lagi laptopan juga, tapi tetap nggak bikin suasana jadi ramai atau berisik. Kebersihannya juga oke banget, termasuk toiletnya.
Buat yang suka foto-foto, tenang aja spot di sini banyak banget. Hampir setiap sudutnya Instagramable, dari dekor, tanaman, sampai lighting-nya.
Pelayanannya juga ramah dan cepat. Semua cake disajikan dengan proper, dan staff-nya helpful kalau kita mau tanya-tanya soal menu.
Aku pasti bakal balik lagi buat eksplor dessert lain. Untuk harganya juga masih ramah kantong. Rasanya enak, vibe-nya bikin betah, dan fasilitasnya lengkap, dari colokan sampai toilet bersih.
Kalau kamu lagi cari tempat ngopi santai, nugas, atau sekadar menikmati dessert manis yang vegan, tempat ini wajib masuk list kamu.
By: Marisca Ariesta
baru tau ada yang jual dessert vegan di tanjung duren
ReplyDeleteunik banget cafenya punya dessert vegan
ReplyDeleteAku juga jadi penasaran dan mau coba lemon meringue tart cafe ini
ReplyDeleteFix ini surga buat pecinta dessert yang mau lebih sehat
ReplyDeleteDessert vegan disini rasanya beneran enak walau tanpa dairy?
ReplyDelete